Proposal UKBM


PROPOSAL

KEGIATAN PENINGKATAN PENGETAHUAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT PADA MASYARAKAT RT 04 RW 03 DESA KESUBEN

MATA KULIAH UPAYA KESEHATAN BERBASIS KESEHATAN

 

Di wilayah RT 04 RW 03 Ds. Kesuben Kec. Lebaksiu

Tanggal pelaksanaan 28 September – 6 November 2020

 

 

Pelaksana :

Ferdiana Maharani

P1337425217038

Semester VII

 

 

PRODI DIV TERAPIS GIGI DAN MULUT

JURUSAN KEPERAWATAN GIGI

POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES SEMARANG

2020

 

 

HALAMAN PERSETUJUAN

Proposal kegiatan Peningkatan Pengetahuan Kesehatan Gigi dan Mulut pada Masyarakat di Desa Kesuben ini merupakan bentuk  Upaya Kesehatan Bersumber Masyarakat di wilayah RT 04 RW 03 Desa Kesuben yang akan  dilaksanakan pada tanggal 28 September sampai dengan tanggal 6 November 2020.  Proposal ini disetujui pada tanggal  8 Oktober 2020

Pelaksana kegiatan :  

Nama  : Ferdiana Maharani

NIM    : P1337425217038

  

Tegal, 8 Oktober 2020

MENGETAHUI  

 

Ketua Program Studi                                                  Dosen Pembimbing

DIV Terapis Gigi dan Mulut

 

 

Salikun, S.Pd, M.Kes                                    Irmanita Wiradona, S.S.iT, M.Kes

                                   

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB I

PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang

Pembangunan dibidang kesehatan bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat agar tingkat kesehatan masyarakat menjadi lebih baik. Pembangunan dibidang kesehatan gigi merupakan bagian integral pembangunan kesehatan nasional. Artinya dalam melaksanakan pembangunan dibidang kesehatan gigi, demikian juga sebaliknya. Bila ingin melaksanakan pembangunan dibidang kesehatan gigi, tidak boleh dilupakan kerangka yang lebih luas, yaitu pembangunan dibidang kesehatan umum. (Suwelo, 1992)

Tujuan Pembangunan kesehatan nasional menuju Indonesia 2010 yang mengacu pada Undang Undang Kesehatan Nomor 23 Tahun 1992 Pasal 10 yaitu untuk meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat, termasuk keehatan gigi dan mulut bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang optimal. untuk dapat mewujudkan tujuan tersebut dilakukan melalui upaya kesehatan dengan pendekatan pemeliharaan, peningkatan kesehatan (Promotif), pencegahan penyakit (Preventif), penyembuhan penyakit (Kuratif) dan pemulihan kesehatan (Rehabilitatif) yang dihasilkan secara menyeluruh, terpadu dan berkesinambungan. Kesehatan gigi dan mulut adalah bagian integral dari kesehatan fisik sehingga dalam melaksanakan pembangunan kesehatan harus diikuti sertakan pula pembangunan dibidang kesehatan gigi (Depkes RI, 1995).

Berdasarkan data Riskesdas Kementerian Kesehatan RI tahun 2007, prevalensi masalah kesehatan gigi-mulut adalah 23%, dengan prevalensi karies aktif sebesar 43,3%, oleh karena itu pemeliharaan gigi bagi ibu hamil termasuk yang harus diperhatikan dan ditingkatkan baik melalui kegiatan upaya kesehatan berbasis masyarakat (UKBM) serta upaya yang dilakukan puskesmas. Berdasarkan kebijakan Pemerintah melalui Undang-Undang No. 36 tahun 2009 tentang Kesehatan dinyatakan bahwa pelayanan kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian yang harus dilaksanakan.

UKBM merupakan salah satu upaya (program) yang dikembangan oleh Departemen Kesehatan, yang mempunyai tujuan untuk memotivasi masyarakat agar mau dan mampu untuk hidup sehat secara mandiri.Partisipasi atau peran serta masyarakat jelas dirasakan keberadaan dan perannya dalam segala bidang pembangunan di bidang kesehatan, wujud nyata peran serta masyarakat berupa Upaya Kesehatan Bersumber Daya Masyarakat(UKBM) yang jenisnya bermacam-macam. Jenis UKBM ini bervariasi sesuai kebutuhan dan perkembangan masyarakat.

B.     Masalah

1.      Data Masalah

a.       OHI-S

Berdasarkan hasil pengambilan data di Desa Kesuben RT 04 RW 03 yang dilakukan pada hari Rabu 14 Oktober 2020, diperoleh data kondisi kesehatan dan kebersihan gigi dan mulut dengan rata-rata nilai OHI-S = 2 ( DI = 1,086 dan CI = 0,92 )

b.      DMF-T

Berdasarkan hasil data yang diperoleh, rata-rata skor DMF-T = 3,3

2.      Identifikasi Masalah

Berdasarkan data masalah tersebut, dapat diidentifikasi masalah sebagai berikut:

a.       Rata-rata OHI-S = 2 dimana rata-rata DI = 1,086 dan CI =0,92 sehingga OHI-S belum memenuhi target nasional OHI-S yaitu < 1,2.

b.      Rata-rata DMF-T = 3,3 sedangkan menurut target nasional DMF-T < 2 berarti keadaan ini belum memenuhi target nasional dan perlu dilakukan perawatan

3.      Prioritas Masalah

Berdasarkan data penjaringan, maka didapat prioritas masalah sebagai berikut :

Table penentuan prioritas masalah dengan menggunakan metode USG

No.

Masalah

U

S

G

TOTAL

PRIORITAS

1

OHI-S

5

4

4

13

I

2

DMF-T

4

3

3

11

II

 

 

 

 

 

Keterangan :

Skor U = 0 - 5 (tidak penting – sangat penting)

Skor S = 0 - 5 (tidak serius - sangat serius)

Skor G = 0 - 5 (tidak berdampak – sangat berdampak)

C.    Tujuan

1.      Tujuan Umum

Meningkatkan pengetahuan dan kesadaran kader kesehatan masyarakat khususnya masyarakat yang dilatih dibidang kesehatan gigi dan mulut dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan gigi yang optimal.

2.      Tujuan Khusus

Kegiatan UKBM ini diadakan dengan tujuan:

a.       Meningkatkan status kesehatan gigi dan mulut warga RT 04 RW 03 Desa Kesuben.

b.      Memberi kesadaran kepada warga mengenai pentingnya memelihara kesehatan gigi dan mulut.

c.       Agar warga mempunyai pengetahuan tentang kesehatan gigi dan mulut.

d.      Membantu warga agar mempunyai sikap/ kebiasaan dalam pemeliharaan diri terhadap kesehatan gigi dan mulut.

D.    Nama dan Sasaran Kegiatan

Kegiatan ini dilaksanakan oleh mahasiswa Poltekkes jurusan Keperawatan Gigi Semarang dengan sasaran warga RT 04 RW 03 Desa Kesuben.

E.     Waktu dan Tempat Kegiatan

Kegiatan Peningkatan Pengetahuan Kesehatan Gigi dan Mulut pada masyarakat di Desa Kesuben diselenggarakan pada tanggal 28 September s.d  6 November 2020 bertempat di RT 04 RW 03 Desa Kesuben.

F.     Pengorganisasian

Panitia penyelenggara dibentuk untuk mendukung pelaksanaan Peningkatan Pengetahuan Kesehatan Gigi dan Mulut pada masyarakat di Desa Kesuben RT 04 RW 03

Struktur organisasi Panitia penyelenggara yaitu sebagai berikut :

Pelindung : 

1.    Ketua Prodi DIV Terapis Gigi dan Mulut : Salikun, S.pd, M.Kes

2.    Ketua RT                                                    : Bapak Didi

Penanggungjawab: 1. Nama Pembimbing : Irmanita Wiradona, S.S.iT, M.Kes

Nama   : Ferdiana Maharani

NIM    : P1337425217038

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB II

KEGIATAN

A.    Kegiatan

1.      Melakukan pengambilan data menggunakan kuesioner

2.      Memberikan penyuluhan materi yang disesuaikan dengan prioritas masalah

3.      Mendemonstrasikan teknik menggosok gigi yang baik dan benar

4.      Membimbing sasaran untuk menggosok gigi yang baik dan benar

5.      Melakukan evaluasi

B.     Metode

                 Metode kegiatan yang dilakukan dalam penyegaran pengetahuan kesehatan gigi dan mulut pada masyarakat RT 04 RW 03 di Desa Kesuben ini menggunakan metode sebagai berikut :

1.      Ceramah

2.      Demonstrasi

3.      Simulasi

C.    Prosedur Kegiatan

1.      MMD

Berdasarkan hasil survey didapatkan hasil dari permasalahan yang terjadi, dari hasil analisa pendataan warga dapat disimpulkan bahwasannya kurangnya kepedulian serta pengetahuan terhadap resiko mengenai Kesehatan Gigi dan Mulut.

Untuk mendapatkan data yang diperlukan format pengkajian yang disusun dalam bentuk kuesioner/GoogleForm yang kemudian dianalisa untuk menentukan rencana tindakan yang akan diimplementasikan.

2.      Cara pendekatan kepada unsur pengambil keputusan.

Melakukan upaya atau proses dengan menumbuhkan kesadaran, kemauan, serta kemampuan kader kesehatan gigi dan mulut dalam rangka mengenal, mengatasi, memelihara, melindungi, serta meningkatkan kesejahteraan dirinya sendiri.

3.      Bentuk kegiatan pendekatan kepada unsur pengambil keputusan.

Pemberdayaan masyarakat adalah meningkatkan kemandirian masyarakat dan peduli terhadap kesehatan gigi dan mulut yang muncul di lingkungan sekitar. Sasarannya dapat berupa masyarakatdan kelompok yang rentan terhadap penyakit gigi dan mulut adalah ibu hamil, anak usia prasekolah dan anak sekolah dasar (Depkes RI 2000).Salah satu hasil dari kegiatan ini dapat berwujud upaya kesehatan bersumber masyarakat (UKBM) yaitu kader kesehatan.

 

4.      Tindak lanjut yang diharapkan setelah pendekatan dilakukan. 

Melalui pemberdayaan masyarakat dibidang kesehatan gigi dan mulut ( kader kesehatan ), diharapkan masyarakat mampu mengatasi sendiri masalah kesehatan mereka secara mandiri. Dan juga dapat mencakup kemampuannya untuk memlihara dan melindungi diri dari ancaman kesehatan gigi dan mulut.Selain itu kader juga dapat memberikan penyuluhan kepada masyarakat dalam menangani kesehatan gigi dan mulut dalam upaya pencegahan penyakit gigi dan mulut yang optimal.

 

D.    Anggaran

 

No

Kegiatan

Media atau alat

Anggaran

1.

Persiapan perizinan dan pelaporan kegiatan

Surat untuk advokasi

Rp. 2.000

Proposal

Rp. 7.000

Laporan

Rp. 10.000

2.

Pelaksanaan kegiatan

Print materi

Rp. 10.000

Media (poster, leaflet)

Rp. 10.000

3.

Survey

Kuesioner

Rp. 10.000

4.

Biaya lain-lain

 

Rp. 30.000

Total

Rp. 79.000

 

E.     Matrik Kegiatan

 

Hari, Tanggal

Kegiatan

Waktu

Pelaksana

Rabu, 7 Oktober 2020

Bimbingan PKL UKBM dengan dosen pembimbing

08.00- selesai

Ferdiana Maharani

Jum’at, 9 Oktober 2020

Melakukan advokasi

08.00- selesai

Ferdiana Maharani

Rabu, 14 Oktober 2020

Melakukan pengambilan data kepada warga RT 04

08.00- selesai

Ferdiana Maharani

Selasa, 20 Oktober 2020

a.    Melakukan penyuluhan

b.    Mendemonstrasikan teknik menggosok gigi yang baik dan benar

c.    Simulasi menggosok gigi oleh sasaran

08.00-08.45

08.45-09.00

 

 

09.00-09.30

Ferdiana Maharani

Rabu, 21 Oktober 2020

Melakukan evaluasi

08.00- selesai

 

Ferdiana Maharani

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB III

PENUTUP

 

Demikian proposal ini disusun sebagai pedoman bagi pihak penyelenggara. Partisipasi dari berbagai pihak yang dapat mendukung terselenggaranya  kegiatan Peningkatan Pengetahuan Kesehatan Gigi dan Mulut pada masyarakat di Desa Kesuben akan bermanfaat untuk masyarakat sekitar di lingkungan RT 04 RW 03 Desa Kesuben. Kita semua menginginkan  dengan sungguh-sungguh, agar penyelenggaraan kegiatan Peningkatan Pengetahuan Kesehatan Gigi dan Mulut pada masyarakat RT 04 RW 03 Desa Kesuben dapat berjalan dengan lancar dan aman sesuai rencana. Semoga Tuhan Yang Maha Esa memberkati langkah-langkah kita.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

LAMPIRAN

A.    Lampiran Kuesioner

KUISIONER SURVEI

FORM SURVEI KESEHATAN GIGI DAN MULUT

DESA                         :

RT/RW            :

Tanggal survei :

IDENTITAS RESPONDEN

1.      Nama                           :

2.      Jeniskelamin                :

3.      Umur                           :

STATUS LOKALIS

1.      Jumlah gigi berlubang                                     : …………… gigi

2.      Terdapat karang gigi                                       : Sebagian, penuh

Warna                                                              : kuning, coklatkehitaman

3.      Jumlah gigi yang sudah di tambal                   : …………….. gigi

4.      Jumlah gigi yang sudah di cabut                     : …………….. gigi

5.      Terdapat sariawan                                           : ya / tidak

6.      Terdapat gusi berdarah                                   : tidak pernah/sering/kadang-kadang

7.      Mengalami gigi kesundulan ( anak-anak )      : ya / tidak

8.      Mengalami gigis ( rampant caries )                 : ya / tidak

9.      Apakah menggunakan gigi palsu ?                 : ya / tidak

10.  Jenis gigi palsu                                                : lepasan / permanen

11.  Apakah menggunakan kawat gigi                   : ya / tidak

 

 

 

INDEKS KEBERSIHAN GIGI 

1.6

 

1.1

2.6

4.6

 

3.1

3.6

 

FAKTOR EXTERNAL

I.                   PERILAKU:

a.       Pengetahuan

No

Pertanyaan

Jawaban

1

Penyebab gigi berlubang adalah plak

Benar / salah

2

Plak adalah lapisan pada gigi yang terdiri dari bakteri

Benar / salah

3

Menyikat gigi yang benar sehari minimal 2 x

Benar / salah

4

Konsumsi sayur dan buah dapat membantu membersihkan gigi dan menyehatkan tubuh

Benar / salah

5

Meskipun tidak sedang sakit sebaiknya control gigi dilakukan 6 bulan sekali

Benar / salah

 

b.      Sikap

No

Pertanyaan

Jawaban

1

Menyikat gigi sehari minimal 2 kali

Setuju/ragu-ragu/tidak setuju

2

Merokok dapat menyebabkan pewarnaan pada gigi

Setuju/ragu-ragu/tidak setuju

3

Menyikat gigi yang benar sehari minimal 2 x

Setuju/ragu-ragu/tidak setuju

4

Konsumsi sayur dan buah dapat membantu membersihkan gigi dan menyehatkan tubuh

Setuju/ragu-ragu/tidak setuju

5

Meskipun tidak sedang sakit sebaiknya control gigi dilakukan 6 bulan sekali

Setuju/ragu-ragu/tidak setuju

 

c.       Tindakan

No

Pertanyaan

Jawaban

1

Berapa kali bapak/ibu/sdr menyikat gigi dalam sehari?

 

2

Apakah setiap malam sebelum tidur menyikat gigi?

 

3

Berapa kali konsumsi sayur dalam sehari?

 

4

Kapan terakhir  control gigi?

 

5

Apakah menggunakan obat kumur?

 

 

II.                PELAYANAN KESEHATAN

a.       Apakah pernah sakit gigi (ya / tidak/ kadang-kadang)

b.      Berobat kemana bila sakit gigi  (puskesmas, RS/diobati sendiri/ pengobatan alternative/ dukun/ drg.swasta/ lainnya )

c.       Apakah control setiap 6 bulan sekali (ya/tidak/kadang-kadang)

III.             LINGKUNGAN

a.       Sumber air yang digunakan    : sumur, PAM, sungai, lainnya

b.      Setiap orang dalam satu rumah mempunyai sikat gigi sendiri : Ya / tidak

c.       Menggunakan pasta gigi yang mengandung fluor      : ya / tidak

d.      Konsumsi sayur setiapa kali makan                            : ya/tidak/kadang-kadang

e.       Konsumsi ikan dalam seminggu minimal 2 kali          : ya / tidak / kadang-kadang

 

 

 

 

B.     Materi

1.      Bagian rongga mulut:

a.       Lapisan-lapisan gigi:

1)      Email : Email adalah lapisan atau jaringan keras yang melapisi bagian mahkota gigi yang mengandung kalsium.

2)      Tulang Dentin : Tulang dentin adalah lapisan atau jaringan yang dibentuk oleh zat kapur berwarna kekuningan yang terdapat setelah lapisan Email.

3)      Pulpa (Rongga gigi) : Pulpa adalah lapisan yang terdapat pembuluh darah untuk memelihara seluruh gigi, dan serabut-serabut saraf yang mendeteksi, tekanan, panas, dingin, dan sakit. Pembuluh darah dan saraf menjulur ke akar gigi.

4)      Semen : Semen merupakan lapisan keras yang memiliki konstruksi yang kuat melapisi akar gigi.

b.      Bentuk dan jenis gigi

1)      Gigi seri (incisivus) berbentuk seperti pahat berfungsi untuk memotong makanan

2)   Gigi taring (caninus) berbentuk lancip seperti paku berfungsi untuk merobek makanan

3)   Gigi geraham depan (premolar) bentuknya lebih rendah dan lebih rata dengan benjolan kecil berfungsi untuk mengunyah

4)   Gigi geraham belakang (molar) bentuknya lebih besar dari premolar dan berfungsi untuk menghancurkan atau menghaluskan makanan.

c.       Bagian rongga mulut terdiri dari: bibir (tampak depan dan sisi dalam), pipi dalam, gusi dan gigi, lidah, langit-langit mulut, amandel (tonsil), serta uvula (daging kecil yang menggantung di langit-langit lunak mulut).

1)   Bibir

Bibir ialah bagian dari rongga mulut yang tampak dari luar, terdiri dari bibir atas dan bibir bawah. Fungsi dari bibir antara lain:

a)      Menjaga makanan dan minuman agar tidak sampai tercecer keluar mulut.

b)      Merasakan panas dan dinginnya makanan/minuman.

c)      Membantu kita dalam berbicara.

d)     Membentuk mimik dan kecantian wajah.

2)      Gusi

Jaringan lunak di sekitar mahkota gigi disebut gusi, gusi termasuk alat penyangga gigi. Pada umumnya gusi berwarna merah muda, akan tetapi ada pula gusi yang berwarna kehitam-hitaman atau kecoklat coklatan, ini disebabkan karena adanya zat pigmen di dalam gusi itu. Fungsi gusi adalah untuk melindungi serat-serat halus yang mengikat akar gigi kepada tulang rahang.

3)   Lidah

Lidah terdiri dari otot-otot yang dilapisi oleh selaput lendir. Otot-otot tersebut dapat digerak-gerakkan. Fungsi utama lidah adalah sebagai alat perasa serta pengecap makanan, untuk menjilat, berbicara, pengecap makanan, selain itu juga dapat membantu menelan.

2.      Penyakit gigi dan mulut

a.       Karies gigi

1)      Pengertian Karies

Karies adalah kerusakan jaringan gigi hingga membentuk lubang. Kerusakan ini ditandai/diawali dengan tumbuhnya bercak putih pada permukaan gigi, yang lama kelamaan membentuk lubang.

2)      Proses Terjadinya Karies Gigi

Bakteri/kuman-kuman yang ada di dalam plak bersama sisa makanan akan bereaksi menghasilkan asam dan racun, asam yang dihasilkan kuman akan menyebabkan kerusakan jaringan gigi sedangkan racunnya akan menyebabkan radang gusi.

Skemanya adalah sebagai berikut : Bakteri/kuman+sisa makanan =>asam+racun(terdapat pada plak), asam + permukaan gigi =>karies gigi.

 

 

 

 

 

b.      Radang gusi

1)      Pengertian radang gusi

Radang gusi atau gingivitis adalah penyakit pada gusi yang menyebabkan gusi sekitar leher gigi membengkak, berwarna lebih merah dari biasanya serta mudah berdarah.

2)      Terjadinya radang gusi

Radang gusi ini akan lebih parah bila terdapat karang gigi. Kelainan-kelainan lainnya yang terdapat pada gusi adalah luka tertembus akargigi susu (pada anak-anak), pembengkakkan (benjolan berisi nanah) karena infeksi dari gigi keropos.

c.       Karang gigi

Plak lama-lama akan mengeras karena mengalami mineralisasi menjadi karanggigi. Karanggigiinilah yang akan menyebabkan peradangan gusi menjadi lebih parah. Perawatannya: membersihkan karang gigi klinik gigi.

3.      Cara menjaga kesehatan gigi dan mulut

a.    Perilaku baik dan buruk

1)      Kebiasaan baik:

a)    Menggosok gigi secara teratur minimal 2 kali sehari

b)   Menggosok gigi dengan baik dan benar

c)    Mengkonsumsi makanan yang bersifat self cleansing seperti buah dan sayur

d)   Perbanyak air putih

2)      Kebiasaan buruk

a)    Terlalu sering mengkonsumsi teh dan kopi

b)   Makan-makanan manis dan lengket terlalu banyak

c)    Tidak menggosok gigi setelah makan makanan mengandung gula dan tepung

d)   Merokok

e)    Menghisap jari kebiasaan menghisap jari mengakibatkan gigi depan atas mendongos /tonggos.

f)    Meletakkan benda-benda dalam mulut (penghapus, pensil, pulpen, paper klip, peniti,jepitan, uang koin)

g)   Menggigit kuku, menggigit pensil Dapat menyebabkan gigi berubah posisi/tidak beraturan terutama pada tahap gigi tumbuh.

h)   Menggigit benang, membuka botol dengan gigi Dapat menyebabkan gigi patah.

i)     Memakai piercing/menindik pada bibir dan lidah Piercing di dalam mulut dapatmenyebabkankomplikasi antara lain : pembengkakan, perdarahan, gigi patah, tambalan gigi rusak, kelainan bicara bahkan tetanus, hepatitis, HIV dan penyakit lainnya bila jarum yang digunakan terkontaminasi. Kalau gigi bisa disikat sementara sisa makanan yang menempel pada piercing sulit dibersihkan, akhirnya piercing menjadi sarang bakteri yang menyebabkan infeksi. Akibat piercing bibir menjadi bengkak dan nanah keluar dari daerah sekitar piercing.

j)     Merokok, minum minuman keras, narkoba Merokok dapat menyebabkan pewarnaan/stain pada gigi, nafas bau, gigi berlubang, penyakit gusi, kehilangan indera perasa, tanggalnya gigi dan kanker mulut.

3)      Waktu menggosok gigi yang tepat minimal dua kali sehari yaitu pagi setelah sarapan dan malam sebelum tidur.

4.      Pencegahan penyakit gigi dan mulut

Kita dapat terhindar dari penyakit gigi dan mulut seperti karies gigi dan radang gusi bila mengikuti cara-cara pencegahan ini dengan seksama.

a.    Menggosok gigi yang baik dan benar.

b.    Menggunakan alat-alat bantu pembersih gigi

c.    Menghindari makanan yang merusak gigi hindari atau kurangilah makanan-makanan yang dapat merusak gigi antara lain:

1)      Makanan yang manis-manis, seperti permen, cokelat, gulali, cake atau taart.

2)      Makanan yang terlalu asam, misalnya yang mengandung cuka.

3)      Makanan yang terlalu dingin atau panas. Selain itu, janganlah membiasakan diri makan camilan atau jajan di antara waktu makan.

d.   Makan makanan yang baik untuk kesehatan gigi. Pembentukan benih gigi dimulai sejak bayi berada dalam kandungan oleh karena itu untuk pertumbuhan dan perkembangan rahang dan gigi yang baik perlu diperhatikan makanan yangdiberikanpada ibu hamil, menyusui, bayiserta anak-anakusia pertumbuhan. Makanan yang diberikan harus mengandung gizi yangcukup yaitu makanan yangmengandung unsur 4 sehat 5 sempurna, antara lain terdiri dari :

1)      Karbohidrat (Zat tenaga); misalnya nasi, jagung, umbiumbian dan lain - lain.

2)      Protein (Zat Pembangun); misalnya daging, telur, tahu, tempe dan lain - lain.

3)      Mineral

4)      Vitamin yang keduanya (no.3,4)adapadasayur-sayuran dan buah-buah.

5)      Segelas susu ( bila ada ).

Karena bila terjadi kekurangan gizi pada masa-masa tersebut maka penumbuhan serta perkembangan gigi dan rahang akan terganggu, selanjutnya untuk kesehatan gigi itu sendiri perbanyaklah makan-makanan yang berserat di mana makanan yang berserat itu terdapat pada segala jenis sayur-sayuran dan buah-buahan.

e.    Memilih pasta gigi yang mengandung fluor

f.     Memeriksakan gigi secara rutin ke klinik gigi setiap 6 bulan sekali

g.    Menghindari kebiasaan buruk yang dapat merusak gigi seperti merokok, mengkonsumsi makanan dan minuman manis dalam jumlah besar.

 

 

 

 

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama